7 Langkah Memilih Peluang Usaha

7 Langkah Memilih Peluang Usaha | Dunia Wirausaha di Indonesia pada 5 tahun terakhir sedang booming. Dimana-mana mulai bermunculan beragam jenis bisnis yang sebagian besar menawarkan kemitraan usaha. Hal ini di satu sisi memberi keuntungan bagi yang ingin memulai usaha, karena cukup menerapkan duplikasi usaha dari mitranya. Namun di sisi lain, memilih peluang usaha yang cocok ternyata tidak mudah. Tapi dengan 7 Langkah memilih peluang usaha, hal ini menjadi tak lagi sulit. Apa saja itu ?

Memilih peluang usaha sepertinya menjadi salah satu yang cukup penting bagi para pemula di dunia usaha. Mau Usaha Apa ? itu adalah pertanyaan paling dasar yang akan ditemui oleh siapa saja yang ingin memulai usaha. Sebuah jawaban lucu yang selalu dilontarkan oleh para motivator bisnis untuk menjawab pertanyaan “mau usaha apa?” adalah “usaha yang menguntungkan”. Dan kalau pertanyaannya diteruskan jadi “usaha apa yang menguntungkan?” maka jawabannya pun cukup unik, yaitu “Usaha yang dibuka / dijalankan”. Jawaban ini sebenarnya mengacu pada realita bahwa semua usaha pasti menguntungkan.  Masalahnya, Untung dan Rugi itu ibarat 2 sisi koin yang keduanya sangat erat beriringan. Akhirnya kekhawatiran akan Rugi menjadi lebih besar daripada keinginan untuk untung. Hasilnya, makin bingung lah mau memilih usaha apa. Nah, coba ikuti 7 Langkah Memilih Peluang Usaha berikut ini.

1. Pilih Usaha yang jelas produknya. Produk bisa berupa barang & jasa. Yang terpenting adalah produknya jelas. Jangan sampai anda terjebak oleh potensi pendapatan & omset besar namun tidak diketahui apa sebenarnya yang dijual. Beberapa bisnis dengan skema investasi yang banyak beredar menawarkan income tinggi namun tidak diiringi dengan kejelasan produk yang dijual. ini yang disebut investasi bodong.

2. Pilih Usaha yang jelas marketnya. Target market adalah salah satu faktor keberhasilan dalam bisnis. Mengenali target market akan mempermudah kegiatan anda dalam memasarkan produk anda. Namun seringkali banyak pihak yang menawarkan kemitraan usaha dengan mengesampingkan siapa target marketnya. Kadang kalau ditanya siapa target marketnya jawabannya malah “semua kalangan”. Dalam ilmu pemasaran, target market harus cukup jelas digambarkan, agar memudahkan dalam menentukan strategi promosi.

3. Pilih kemitraan usaha yang jelas konsepnya. Pada dasarnya, ketika kita membeli sebuah kemitraan usaha, yang sesungguhnya dibeli adalah konsep bisnisnya. Konsep bisnis tersebut meliputi banyak hal : visi-misi, strategi, goals, SOP, dan lain-lain. Konsep bisnis yang jelas akan memudahkan mitra dalam menjalankan usahanya. Sebaiknya hindari penawaran kemitraan yang tidak memiliki konsep bisnis.

4. Pilih peluang usaha yang punya track record cashflow. Cashflow dalam dunia usaha memegang peranan vital. Profit setinggi apapun kalau cashflow-nya kacau tidak akan menghasilkan apa-apa. Maka pastikan peluang usaha yang ditawarkan kepada anda memiliki track record cashflow yang baik. Hindari memilih kemitraan usaha yang belum punya bukti cashflow yang baik, karena itu sama saja dengan membeli sebuah bisnis yang belum jelas untung-ruginya.

 

7 langkah memilih peluang usaha

5. Pilih peluang usaha yang menawarkan kebutuhan. Produk-produk yang menjawab kebutuhan manusia akan lebih banyak diminati ketimbang sekedar menjawab keinginan. Maka usahakan untuk memilih peluang usaha yang memang menawarkan solusi menjawab kebutuhan manusia. Sandang, Pangan, Papan adalah konsep utama, turunannya banyak sekali : makanan, pakaian, properti, dan produk-produk turunannya seperti otomotif, kesehatan, kecantikan, pendidikan, dll… cukup banyak bukan ?

6. Pilih peluang usaha yang terus berkembang. Berkelanjutan dan Bertumbuh adalah inti dari bisnis sesungguhnya. Begitu juga dalam memilih peluang usaha, carilah kemitraan yang menawarkan keberlanjutan usaha dan terus berkembang seiring perkembangan gaya hidup manusia. Pengembangan tidak harus mengubah produk. Bisa juga dengan menciptakan varian baru dari produk tersebut. Contohnya : dari tahu goreng biasa menjadi tahu pedas.

7. Pilih peluang usaha yang belum banyak kompetitornya. Kompetisi memang diperlukan dalam dunia usaha, agar tantangan untuk bisa terus berkembang selalu ada. Namun sebaiknya jangan masuk ke bisnis yang sudah sangat ramai pemainnya, mengingat anda adalah “pemain baru” di bisnis ini. Carilah peluang usaha yang masih cukup baru, baik baru produknya, konsepnya, hingga ketersediaannya di lokasi yang anda pilih. Misalnya di lokasi anda belum ada usaha Laundry, maka ini bisa jadi peluang buat anda.

Dengan memperhatikan 7 langkah memilih peluang usaha diatas, resiko rugi di awal usaha bisa anda tekan dengan maksimal.

Jangan pula tergiur dengan angka-angka menggiurkan di lembar penawaran kemitraan yang anda terima. memperbanyak informasi tentang peluang usaha akan membantu anda dalam memilih peluang usaha mana yang paling cocok bagi anda.

Selamat berbisnis.

CEK INFO PELUANG USAHA MODAL KECIL

Leave a Reply

CommentLuv badge