Jangan Beli Franchise !

Jangan Beli Franchise !

Ya, anda jangan beli Franchise. Jangan sampai uang anda habis untuk beli Franchise tapi anda tak mendapatkan apa-apa. Kenapa bisa begitu ? apa yang salah dengan franchise ?

Sebenarnya tidak ada yang salah dengan Franchise, atau bahasa Indonesia nya Waralaba. Lalu mengapa tulisan ini justru mengajak anda untuk tidak membeli Franchise ? Sebab, ada beberapa hal yang perlu anda ketahui sebelum anda memutuskan membeli sebuah Franchise. Apa saja itu ?

Pertama, Jangan Beli Franchise jika anda tidak mendapatkan informasi yang lengkap tentang suatu Franchise. Apakah itu memang Franchise, atau ternyata baru berbentuk Business Opportunity (BO). Franchise dan BO tentu beda. Sebuah bisnis yang ditawarkan baru layak disebut Franchise jika sudah memenuhi beberapa unsur, diantaranya bisnis sudah berjalan lama dan terbukti menguntungkan, punya konsep bisnis dan Standard Operation Procedure atau SOP, dan adanya duplikasi dalam bisnisnya. Sementara BO cenderung lebih ringan unsur-unsurnya dan biasanya BO ditandai dengan adanya sistem beli-putus dalam hal konsep bisnis. Artinya, biasanya pembeli sebuah BO bebas menerapkan konsep bisnis apapun setelah dia membeli BO tersebut. ini yang harus anda waspadai, karena yang sering terjadi adalah adanya penawaran BO yang menamakan dirinya franchise. Padahal keduanya adalah definisi yang berbeda.

Kedua, Jangan Beli Franchise jika anda seorang “petualang bisnis”. Maksudnya disini, jika anda memang memiliki keinginan untuk menciptakan bisnis sendiri, Franchise akan menghambat keinginan anda. Sebab, konsep bisnis yang ditawarkan pada sebuah bisnis Franchise telah disusun dan wajib diaplikasikan sebagai salah satu indikator kesuksesan bisnis tersebut. Bisa jadi, Business Opportunity (BO) lebih cocok jika anda ingin berkreasi dalam menerapkan strategi-strategi bisnis yang berbeda.

Ketiga, Jangan Beli Franchise jika sumber daya yang anda miliki tidak mencukupi untuk memiliki sebuah Franchise. Sejatinya, sebuah bisnis Franchise ditawarkan dengan nilai investasi yang cukup tinggi, sebab memang yang akan didapatkan sudah lengkap sejak awal sampai bisnis berjalan. Sehingga pekerjaan yang dilakukan oleh franchisee (pembeli franchise) relatif lebih ringan. Sementara, BO cenderung lebih ringan investasinya.  Selain soal modal, soal waktu dan kemampuan juga menjadi pertimbangan apakah sebaiknya anda membeli Franchise atau BO. jika anda tidak memiliki waktu yang cukup untuk mengelola sebuah bisnis (mungkin dikarenakan anda masih jadi karyawan di perusahaan lain), maka BO akan menyulitkan anda karena BO akan menyita lebih banyak waktu dari pengelolanya. Jika menyangkut soal skill bisnis, Franchise bisa jadi pilihan tepat karena anda akan mendapatkan banyak sekali pelajaran mengenai bisnis, mulai dari konsep, SOP, struktur, strategi, hingga manajemen bisnis.

Nah, sekarang kembali ke anda. Sebaiknya Jangan Beli Franchise atau justru sebaliknya ? yang pasti, jangan tergiur oleh iming-iming keuntungan semata. Karena bisnis akan selalu bicara untung-rugi dalam satu sisi. Kenali betul mana yang anda minati dan anda miliki, baru memilih.

Memilih Franchise yang menguntungkan juga bukan persoalan gampang. Kenali dengan baik bagaimana franchise tersebut dalam hal manajemen keuangan, manajemen SDM, manajemen produk, manajemen pemasaran. Agar investasi yang sudah anda keluarkan bisa menghasilkan keuntungan dengan optimal. Hal ini bisa anda lakukan dengan banyak menggali informasi mengenai franchise atau waralaba di berbagai media, termasuk di portal iWaralaba.com.

Selamat Berbisnis.

CEK INFO PELUANG USAHA MODAL KECIL

Leave a Reply

CommentLuv badge