Peluang Usaha Budidaya Jamur Tiram

Peluang usaha Budidaya Jamur tiram

Pada kesempatan kali ini akan dibahas mengenai usaha budidaya jamur tiram. Bagaimana peluang usahanya? Apa saja yang harus dipersiapkan? Dan bagaimana prospek kedepannya? Namun sebelum itu kita akan mengulas sedikit tentang jamur tiram.

Jamur tiram adalah jamur berwarna putih agak krem dengan diameter tubuh 3-14 cm. Jamur ini memiliki miselium. Tubuh buah jamur inilah yang bernilai ekonomis tinggi dan menjadi tujuan dari budidaya jamur tiram. Teknik budidaya jamur tiram mulai dari persiapan hingga pasca panen sangat perlu diperhatikan agar pelaku usaha benar-benar memahami sehingga lebih menguasai dalam pemeliharaan maupun pengendalian hama tanaman.

Budidaya Jamur tiram

Berbicara tentang peluang usaha jamur tiram, bisa dibilang sangat besar. Selain murah, jamur tiram ini banyak disukai oleh masyarakat dari semua kalangan. Membudidayakan jamur tiram memang menjanjikan untung besar bagi pelakunya. Selain permintaan pasar yang cenderung meningkat setiap harinya, jamur tiram merupakan salah satu jenis jamur yang cukup mudah untuk dibudidayakan. Sehingga tidak heran bila saat ini banyak masyarakat yang mulai tertarik untuk membudidayakan jamur tiram sebagai peluang usaha. Meski demikian kebutuhan pasar yang banyak tetap belum seimbang dengan banyaknya pengusaha jamur tiram. Oleh karena itu peluang usaha budidaya jamur tiram ini masih terbuka lebar.

budidaya jamur tiram

budidaya jamur tiram

Sebelum memutuskan menggeluti dan memulai usaha bidang ini, terlebih dulu anda harus mengetahui tentang budidaya jamur. Ada beberapa tahapan yang harus dilalui ketika anda membudidayakan jamur tiram. Sepeti tahap pembibitan atau menyiapkan bibit, tahap budidaya, dan tahap panen. Dalam setiap tahapan ini harus diperhatikan dengan baik untuk menghasilkan produk jamur yang berkualitas.

Pada tahap pertama, terlebih dahulu anda menyiapkan bibit jamur yang akan ditanam. Dalam mempersiapkan bibit ini anda harus menyiapkan media biakan, pengambilan eksplan, dan inokulasi. Jika anda kurang teliti maka resikonya adalah miselium (bibit jamur) tidak bisa tumbuh maksimal. Alternatif lain adalah anda membeli bibit jamur F2, F3 atau F4 di laboratorium atau supplier-supplier yang terpercaya.

Setelah persiapan bibit selesai, selanjutnya adalah proses budidaya jamur. Tempat budidaya juga harus sangat diperhatikan. Suhunya harus pas dengan kebutuhan bibit jamur, tidak boleh kurang tidak boleh lebih. Kelembaban tempat, banyaknya udara yang masuk juga harus diatur dan dikontrol sedemikian rupa agar jamur tiram dapat tumbuh dengan baik. Anda juga harus rajin untuk menyiram jamur tiram 3 kali sehari dengan dosisi air yang telah ditentukan.

Dalam proses budidaya jamur ini bisa dibilang susah susah gampang. Untuk awalnya memang sedikit susah karena anda harus mengatur segala sesuatu seperti tempat dan media budidaya jamur. Namun untuk selanjutnya anda akan terbiasa dengan semua itu dan tidak lagi repot jika harus merawat jamur. Dalam satu periode tanam, jamur tiram ini bisa dipanen empat hingga delapan kali.

Semoga bermanfaat untuk menambah ide peluang usaha yang ingin anda geluti sebagai sumber penghasilan. Salam Wirausaha!

CEK INFO PELUANG USAHA MODAL KECIL

Leave a Reply

CommentLuv badge